PERBEDAAN PEMAHAMAN JERIH PAYAH GURU DI DAYAH DAN SEKOLAH

Authors

  • Muslem Muslem Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Indonesia

Keywords:

guru, dayah, salafiyah, jerih payah

Abstract

Artikel ini ditulis bertujuan untuk mengungkapkan perbedaan pemahaman jerih payah guru di sekolah dan dayah salafiyah. Fokus permasalahan yaitu; Apakah guru di dayah salafiyah ada diberikan insentif (jerih payah)? Bagaimanakah pemahaman guru dayah terhadap jerih payah? Kenapa berbeda pemahaman jerih payah guru-guru di sekolah pada umumnya? Penelitian ini dibahas dalam kerangka konseptual, yaitu peneliti mengulas pemahaman guru dayah terhadap insentif berdasarkan penjelasan informan, kemudian dianalisis  secara naratif-deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman jerih payah guru di sekolah dan dayah salafiyah. Guru di sekolah diberikan insentif (gaji) dari pemerintah atas kinerja mereka sesuai prosedur yang telah ditetapkan. Adapun guru di dayah salafiyah tidak diberikan jerih payah atas kerja mereka namun tetap bekerja dengan ikhlas. Guru dayah salafiyah berharap setelah tamat dari dayah kelak akan diberikan kelas untuk mengajar, dan mereka tidak mengharapkan insentif. Pemahaman seperti ini sudah menjadi tradisi di dayah salafiyah, dan dipengaruhi juga oleh kitab-kitab klasik yang diajarkan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfian Ibrahim, Pemikiran Ulama Dayah Inshafuddin, Jurnal Substantia, Vol. 17, No.2 Oktober 2015

Al-Ghazali, Ihya Ulumuddin, Beirut : Daar al-Fikr, Juz I, t. t

Hasbi Amiruddin, Menatap Masa Depan Dayah di Aceh, Banda Aceh: Yayasan Pena, 2008

Ilyas Ismail, Pilar-Pilar Takwa Jakarta: PT.Raja Garfindo Persada, 2009

Mashuri, Dinamika Sistem Pendidikan Islam di Dayah, dalam Jurnal Ilmiah Didaktika, Vol. 13, No.2, 259-270

Undang-Undang R.I Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, (Bandung: Citra Umbara, 2006

Published

2019-12-09

How to Cite

Muslem, M. (2019). PERBEDAAN PEMAHAMAN JERIH PAYAH GURU DI DAYAH DAN SEKOLAH. Kalam: Jurnal Agama Dan Sosial Humaniora, 7(2). Retrieved from http://journal.lsamaaceh.com/index.php/kalam/article/view/59