DA’I DALAM PERSPEKTIF Al-QUR’AN

Authors

  • Saidaturrahmah Institut Agama Islam Al-Aziziyah Samalanga Bireuen

Keywords:

dai,, Perspektif, al-Qur'an

Abstract

Dakwah merupakan kegiatan menyatu dengan kehidupan manusia bukti adanya hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan sesama, dan hubungan manusia dengan alam. Perkembangan dakwah di Indonesia cukup membahagiakan, namun sekarang ini ada fenomena baru yang muncul seperti menghilangkan esensi dari dakwah itu sendiri. Diantara fenomena tersebut adanya da’i yang sering menjadi bintang iklan produk tertentu, pendakwah selebriti, dan pendakwah yang cenderung komersial. Menghadapi fenomena tersebut perlu dilakukan kajian untuk melihat esensi dakwah dan sikap dari da’i dalam perspektif Al-Qur’an. Hasil penelitian menyebutkan pendai harus bersikap lemah lembut, tolerensi, santun, memudahkan dan membuang kesulitan, sesuaikan bahasa dengan mad’u, menjaga hak-hak orang tua, memiliki pengetahuan dan wawasan tentang apa yang didakwahkan, mengagungkan Allah, tinggalkan perbuatan keji, jangan mengharap balasan dari manusia, Bersabar karena Allah

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abd al-Hayy al-Farmawi, Metode Tafsir Mawdlu’iy, Jakarta: Grafindo Persada, 1994.
Abu Bakar Zakaria, Ad Da’wah Ilal Islam, Kairo: Maktabatu Al-Daru Urabah, t.th.
Afzalurrahman, Indeks Al-Quran, Jakarta: Bumi Aksara, 1997.
Ahmad Mustafa al-Maraghi, Terjemah Tafsir al-Maraghi, Vol. IV, Semarang: Toha Putra, 1992.
Ahmad Warson Munawwir, Kamus Al-Munawwir, Surabaya: Pustaka Progresif, 1997.
Anshari Hafi, Pedoman Untuk Mujahid Dakwah, Surabaya: Al-ikhlas, 1993.
Anton Bakker, Metode Penelitian, Yogyakarta: Kanisius, 1992.
Anwar Masy’ari, Butir-Butir Problematika Dakwah, Surabaya: Bina Ilmu, 1993.
Anwar Masyari, Study Tentang Ilmu Dakwah, Surabaya: Bina Ilmu, 1981.
Asmuni Sukir, Dasar-dasar Strategi Dakwah Islam, Surabaya: Al-Ikhlas, 1993.
Asmuni Syukir, Dasar-Dasar Strategi Dakwah, Surabaya: Al Ikhlas, 1983
Bahiyul Khully, Taazkiraat Al Du’at, Kairo: Daar al-Fikr Al-Araby, 1979
Bahreisj, Hussein. Hadits Sahih, Al-Jamius Shahih Bukhari Muslim, Surabaya: Karya Utama, t.th
Fadjrul Hakam Chozin, Cara Mudah Menulis Karya Ilmiyah, Ttp: Alpha, 1997
Hussein Bahreisj, Hadits Sahih, Al–jamius Shahih Bukhari Muslim, Surabaya: Karya Utama, t.th
Imam Abul Fida Isma’il, Tafsir Ibnu Katsir, Bandung: Sinar Baru Algensindo, 2005.
Kementrian Agama RI, Al-Quran dan Tafsirnya, Jakarta: Widya Cahaya, 2011
M. Arifin M. Ed, Psikologi Dakwah Suatu Pengantar Study, Jakarta: Bulan Bintang, 1997.
M. Natsir, Fiqhud Da’wah, Semarang: Ramadhani, 1984.
M. Quraish Shihab, Membumikan Al-Qur’an, Bandung: Mizan, 1995.
M. Quraish Shihab, Tafsir al-Mishbah, Jakarta: Lentera Hati, 2002.
Moh. Ali Aziz, Ilmu Dakwah, Cet. II, Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2009.
Murtadho Mutahari, Perspektif Al-Qur’an Tentang Manusia dan Agama, Bandung: Pustaka Setia, 2002.
N. Faqih Syarif. H, Menjadi Da’I yang Dicintai, Jakarta: Anggota IKAPI, Gramedia Pustaka Utama, 2011.
Prof. Dr. H. Noeng Muhadjir, Metodologi Penelitian Kualitatif, Vol. III, Yogyakarta: Rake Sarasin, 1996.
Prof. Dr. Hamka, Tafsir al-Azhar, Jakarta: Citra Serumpun Padi, 2007.
Prof. Dr. Moh Ali Aziz, Ilmu Dakwah, Jakarta: Fajar Interpratama Offset, 2009.
Rachmat Taufiq Hidayat, Khazanah Istilah Al-Quran, Bandung: Mizan, 1995.
Rusydi, Prinsip Komunikasi Dalam Al-Qur’an, Skripsi: STAI Al-Aziziyah, 2012, tidak diterbitkan, h. iv
Sayyid Qutbh, Fiqh Al-Da’wah, Beirut: Mu’asassah Al-Islamiyah, 1970.
Sayyid Quthb, Tafsir fi Dhilalil Qur’an, Vol. XII, Jakarta: Gema Insani Press, 2001.
Slamet Muhaemin Abda, Prinsip-Prinsip Metodologi Dakwah, Surabaya: Usaha Nasional, 1994, h. 79.
Syaikh Daud ibn Ismail ibn Mustafa Arrumi, Masailal Muqtadi lil ikhwani Al-Mubtadi, Medan: Sumber Ilmu Jaya, 1999.

Published

2020-06-20 — Updated on 2021-03-12

How to Cite

Saidaturrahmah. (2021). DA’I DALAM PERSPEKTIF Al-QUR’AN . Kalam: Jurnal Agama Dan Sosial Humaniora, 8(1), 121-150. Retrieved from http://journal.lsamaaceh.com/index.php/kalam/article/view/80