Kalam: Jurnal Agama dan Sosial Humaniora
https://journal.lsamaaceh.com/index.php/kalam
<p><img style="float: left; width: 100px; margin-top: 8px; margin-right: 10px;" src="http://journal.lsamaaceh.com/public/site/images/admin/cover-jurnal-kalam.png" /></p> <p>The KALAM journal is a scientific journal published by the Aceh Religious and Society Studies Institute (LSAMA) since 2013. This journal focuses on Acehnese Islamic and social studies covering religious, educational, political, and social thought. This journal aims to enrich, extend and also develop Islamic and social studies in Aceh.</p> <p>This journal was founded and initiated by a group of educational, political, and socio-religious experts. This journal is published twice a year in<strong> June and December</strong>; registered on <strong>ISSN 2338-2341 & E-ISSN 2597-9175</strong>. The first to third year editions (ie 2013; 2014; 2015) are published in a hardcopy, but this journal has been published electronically since 2016 in the OJS 2 version which was later changed to OJS 3.</p>Lembaga Studi Agama dan Masyarakat Aceh (LSAMA)en-USKalam: Jurnal Agama dan Sosial Humaniora2338-2341<p>Jurnal KALAM use licence CC-BY-SA or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly work.<br />This license permits anyone to compose, repair, and make derivative creation even for commercial purposes, as long as they include the creation of credit and license derivative under similar conditions.<br />in the development process JurnalKALAM recognizes that free access is better than paid access. therefore education journals provide open access to all the parties to broaden and deepen knowledge adequately through existing articles in this journal.</p> <p><a href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/" rel="license"><img src="https://i.creativecommons.org/l/by-sa/4.0/88x31.png" alt="Creative Commons License" /></a><br />Jurnal KALAM is licensed under a <a href="http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/" rel="license">Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License</a>.</p>Transformasi Pakaian Adat Perkawinan Aceh Pasca Pemberlakuan Syariat Islam Sebagai Bentuk Adaptasi Budaya di Era Global
https://journal.lsamaaceh.com/index.php/kalam/article/view/321
<p><span class="s20">Kajian</span> <span class="s20">ini</span> <span class="s20">bertujuan</span> <span class="s20">untuk</span> <span class="s20">mengungkapkan</span> <span class="s20">tentang</span> <span class="s20">transformasi pakaian</span> <span class="s20">adat</span><span class="s20">perkawinan Aceh pasca pemberlakuan syariat Islam, faktor pendorong berubahnya pakaian adat perkawinan Aceh, dan respon masyarakat terhadap perubahan pakaian adat perkawinan Aceh. Data dikumpulkan melalui wawancara langsung dengan</span> <span class="s20">informan</span> <span class="s20">dari</span> <span class="s20">kalangan</span> <span class="s20">penata</span> <span class="s20">rias,</span> <span class="s20">perancang</span> <span class="s20">busana,</span> <span class="s20">dan</span> <span class="s20">tokoh masyarakat</span> <span class="s20">di</span> <span class="s20">Banda</span> <span class="s20">Aceh</span> <span class="s20">dan</span> <span class="s20">Aceh</span> <span class="s20">Besar,</span> <span class="s20">juga</span> <span class="s20">diperoleh</span> <span class="s20">dari</span> <span class="s20">artikel,</span> <span class="s20">dan buku,</span><span class="s20">data</span> <span class="s20">dianalisis</span> <span class="s20">dengan</span> <span class="s20">pendekatan</span> <span class="s20">kualitatif</span> <span class="s20">deskriptif.</span> <span class="s20">Hasil</span> <span class="s20">kajian menunjukkan</span><span class="s20">bahwa</span> <span class="s20">pasca</span> <span class="s20">pemberlakuan</span> <span class="s20">Islam</span> <span class="s20">banyak</span> <span class="s20">terjadi</span> <span class="s20">perubahan dalam bentuk, motif, warna dan cara </span><span class="s20">penggunaan pakaian adat Aceh, terjadi penyesuaian agar bisa tetap sejalan dengan nilai-nilai kesopanan dan ajaran agama, perubahan ini dipengaruhi oleh arus globalisasi, penerapan syariat Islam,dan kemajuan industri mode yang semakin pesat</span><span class="s20"> dan modern</span><span class="s20">. </span><span class="s20">Tanggapan </span><span class="s20">masyarakat umumnya menerima perubahan tersebut selama nilai-nilai adat</span><span class="s20"> istiadat</span><span class="s20">, dan syariat Islam masih tetap terjaga. </span></p>Ade Raudhatul IzzahMunawiah AbdullahAnwar DaudHusaini Husda
Copyright (c) 2026 Ade Raudhatul Izzah Izzah, Munawiah Abdullah, Anwar Daud, Husaini Huda
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-132026-01-1313211813410.47574/kalam.v3i2.321Teori Percakapan Dalam Perspektif Islam dan Ilmu Komunikasi
https://journal.lsamaaceh.com/index.php/kalam/article/view/325
<p>Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi teori percakapan dalam perspektif Islam dan ilmu komunikasi modern untuk membangun kerangka komunikasi yang komprehensif, etis, dan transformatif. Percakapan dipahami sebagai fenomena interaksi yang tidak hanya bersifat linguistik, tetapi juga simbolik, sosial, dan spiritual. Perspektif Islam menekankan prinsip <em>qaulan</em> (sadida, baligha, layyina, ma’rufa, dan karima) serta <em>syura</em> sebagai dasar kejujuran, kelembutan, musyawarah, dan tanggung jawab moral dalam komunikasi. Sementara itu, teori percakapan modern dianalisis melalui paradigma positivistik, interpretif, dan kritis, dengan fokus pada <em>Conversation Analysis</em> dan <em>Conversation Theory</em> yang menyoroti struktur interaksi dan konstruksi makna bersama. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dengan kajian literatur, jurnal, tesis, dan dokumen relevan. Hasil penelitian menunjukkan adanya keselarasan antara etika komunikasi Islam dan mekanisme percakapan modern, seperti pergiliran bicara, mendengarkan aktif, dan perbaikan ujaran. Integrasi kedua perspektif ini memperkaya analisis komunikasi dan praktik percakapan yang adil, manusiawi, dan bermakna.</p>Wardana Wardana
Copyright (c) 2026 Kalam: Jurnal Agama dan Sosial Humaniora
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-01-132026-01-1313210611710.47574/kalam.v13i2.325