Analisis Faktor Daya Tarik Dakwah Ustazah Halimah Alaydrus Di Youtube
DOI:
https://doi.org/10.47574/kalam.v14i1.347Keywords:
digital preaching, communicator credibility, attractiveness, YouTubeAbstract
The development of digital technology has changed the pattern of da'wah from face-to-face to online media-based, including da'wah models without showing the preacher's face. This research is motivated by the dominance of visual aspects in digital da'wah, especially on the YouTube platform, amidst the phenomenon of da'wah that does not display the physical representation of the communicator. This study aims to analyze the attractiveness of Ustazah Halimah Alaydrus' da'wah delivered without facial visuals, and to understand how the message remains effective and attractive to the audience. The method used is a descriptive qualitative approach with data collection techniques through video content analysis based on the categories of faith, morals, and worship, as well as in-depth interviews with purposively selected audiences. Data analysis uses an interactive model that includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that the appeal of da'wah does not depend on the visual aspect, but rather on the credibility of the communicator which includes expertise, trustworthiness, and non-physical attractiveness. Soft delivery, the use of simple language, and appropriate voice intonation can create deep emotional and spiritual engagement. Audiences also demonstrated positive responses, including increased understanding, emotional engagement, and positive changes in attitudes. Thus, preaching without physical representation has proven effective as an alternative communication model in the digital age.
Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola dakwah dari bentuk tatap muka menjadi berbasis media daring, termasuk model dakwah tanpa menampilkan wajah pendakwah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dominasi aspek visual dalam dakwah digital, khususnya pada platform YouTube, di tengah adanya fenomena dakwah yang tidak menampilkan representasi fisik komunikator. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor daya tarik dakwah Ustazah Halimah Alaydrus yang disampaikan tanpa visual wajah, serta memahami bagaimana pesan tetap efektif dan menarik bagi audiens. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui analisis konten video berdasarkan kategori akidah, akhlak, dan ibadah, serta wawancara mendalam dengan audiens yang dipilih secara purposive. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya tarik dakwah tidak bergantung pada aspek visual, melainkan pada kredibilitas komunikator yang mencakup keahlian, kepercayaan, dan daya tarik nonfisik. Penyampaian yang lembut, penggunaan bahasa sederhana, serta intonasi suara yang tepat mampu menciptakan keterlibatan emosional dan spiritual yang mendalam. Audiens juga menunjukkan respons positif berupa peningkatan pemahaman, keterlibatan emosional, serta perubahan sikap ke arah yang lebih baik. Dengan demikian, dakwah tanpa representasi fisik terbukti tetap efektif sebagai model komunikasi alternatif di era digital.
Downloads
References
Abdullah, dan F. F. D. Prasetya. “Dakwah Islam dan Revolusi Komunikasi.” Transformasi: Jurnal Kepemimpinan dan Pendidikan Islam 7, no. 1 (2023).
Ahmad, dan Muslimah. “Memahami Teknik Pengolahan dan Analisis Data Kualitatif.” Proceedings 1, no. 1 (2021). Palangka Raya: IAIN Palangka Raya.
Asfarani, Dinnia. Teknik Komunikasi Persuasif Ustazah Halimah Alaydrus dalam YouTube Ustazah Halimah Alaydrus Channel. Skripsi, Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, Semarang, 2023.
Azzahra, S. F., dan R. M. Malayati. “Gaya Komunikasi Dakwah Ustazah Halimah Alaydrus pada Channel YouTube.” Spektra Komunika 3, no. 1 (2024): 50–71.
Bachtiar, M. Anis. Metodologi Penelitian Komunikasi Dakwah: Buku Perkuliahan Program S-1 Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi IAIN Sunan Ampel Surabaya. Surabaya: IAIN Sunan Ampel, 2017.
Faishol, Muhammad, dan Fathimatuz Zuhro. “Dakwah’s Communication Strategies in the Digital Age: The Influence of Alaydrus’s Platform of Instagram.” Jurnal Kajian Manajemen Dakwah 6, no. 1 (2024): 13–26.
Fajriyah, Inayatul. “Gaya Komunikasi Ustazah Halimah Alaydrus di Media Sosial: Studi pada Akun Instagram @halimahalaydrus.” ICON: Islamic Communication and Contemporary Media Studies 1, no. 2 (2022): 190–199.
Firdaus dkk. “Dakwah Digital: Optimalisasi Media Sosial sebagai Sarana Transformasi Sosial Islam.” Jurnal Penelitian Nusantara 1, no. 6 (2025): 746–755. https://padangjurnal.web.id/index.php/menulis.
Hardian, N. “Dakwah dalam Perspektif Al-Qur’an dan Hadits.” Al-Hikmah: Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi 5, no. 1 (2018): 42–52.
Hikmah, Asyifa UI. Dakwah Islam Melalui Seni Hadrah di Desa Hargomulyo Kecamatan Sekampung Kabupaten Lampung Timur. Skripsi, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro, 2018.
Ismail, K. Metode Kualitatif. 2023. DOI Metode Kualitatif
Makhmudah, Siti. “Konten Dakwah Visual di YouTube: Strategi Komunikasi dan Dampaknya terhadap Audiens Muslim.” Jurnal Komunikasi Islam 1, no. 2 (2024).
Nase, Nase, Holina Holina, dan Yoshy Hendra Hardiyan Syah. “Phenomenon of Digital Da’wah: Analysis of Religious Moderation and the Ethics of Da’wah Communication on Social Media.” Vol. 45, No. 2, 2025.
Oematan, Nurlela Syafrian, dkk. “Peran Media Sosial sebagai Sarana Penginjilan Efektif dalam Menjangkau Jiwa-Jiwa.” REDOMINATE: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 4, no. 2 (2023).
Rachmadhani, A. “Otoritas Keagamaan di Era Media Baru: Dakwah Gusmus di Media Sosial.” Panangkaran: Jurnal Penelitian Agama dan Masyarakat 5, no. 2 (2021): 150–169.
Tinambunan, Tresia Monica, dan Chontina Siahaan. “Pemanfaatan YouTube sebagai Media Komunikasi Massa di Kalangan Pelajar.” Mutakallimin: Jurnal Ilmu Komunikasi 5, no. 1 (2022). Mutakallimin Jurnal Ilmu Komunikasi
Ulfa, Nadia. Analisis Pesan Dakwah dalam Akun Instagram Ustadzah @Halimah Alaydrus. Skripsi, Program Studi Ilmu Komunikasi, Riau, 2025.
Winoto, Y. The Application of Source Credibility Theory in tudies about ibrary services, Penerapan Teori Kredibilitas Sumber (Source of Credibility) Dalam Penelitian Layananan Perpustakaan, 5(2). Tahun 2015.
Downloads
Published
Versions
- 2026-05-30 (3)
- 2026-05-30 (2)
- 2026-05-30 (1)
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mila Thahira Siregar, Hasan Basri M. Nur, Fakhruddin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Jurnal KALAM use licence CC-BY-SA or an equivalent license as the optimal license for the publication, distribution, use, and reuse of scholarly work.
This license permits anyone to compose, repair, and make derivative creation even for commercial purposes, as long as they include the creation of credit and license derivative under similar conditions.
in the development process JurnalKALAM recognizes that free access is better than paid access. therefore education journals provide open access to all the parties to broaden and deepen knowledge adequately through existing articles in this journal.

Jurnal KALAM is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


